LEARNING BY PROCESS

Menuju Perubahan dan Perbaikan

Kunyit dan Temulawak Dipatenkan Asing

Posted by syaiful39 pada Oktober 24, 2010

Jakarta – Kunyit dan temulawak dipatenkan di Jerman dan Amerika Serikat. Kondisi
itu membuat prihatin semua kalangan. Masyarakat meminta pemerintah segera menginvetarisir kekayaan lokal berupa folklor, pengetahuan tradisional dan sumber daya genetik untuk dipatenkan.

“Itu memprihatinkan. Sudah waktunya pemerinta daerah tidak diam. Presiden perintahkan ke menteri terkait, segera menginventarisir folklor, traditional knowledge maupun genetika resources untuk dipatenkan,” kata pakar hukum Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Bambang Kesowo pada dialog HAKI di Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2010).

Bambang memahami kunyit dan temulawak dipatenkan asing karena keterbatasan teknologi dan modal di Indonesia. Menurutnya, domestik kaya sumber daya, maju di bidang riset tetapi minim di wilayah teknologi dan modal.

“Sebetulnya isu genetika resources ini isu baru di bidang HAKI. Kita bagus dibidang riset dan sumber daya. Tapi harus diakui mereka (asing) yang punya teknologi dan modal,” ucap Bambang pada diskusi yang digagas oleh IPAS institute tersebut.

Dalam catatan Bambang, sejumlah kesenian tradisional maupun teknologi yang telah turun temurun sudah ‘dicolong’ asing. Pun demikian, dia tidak menyalahkan sepenuhnya karena tradisi Indonesia yang berbeda dengan negara luar.

http://www.detiknews.com/read/2010/10/22/194252/1472760/10/pemerintah-didesak-segera-inventarisir-kekayaan-sda-lokal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.